Sabtu, 06 Oktober 2018

TUGAS AMDAL (Dampak Bengkel Las Terhadap Lingkungan)



DAMPAK BENGKEL LAS TERHADAP LINGKUNGAN



 
      A.    Bengkel Las
            Bengkel las merupakan salah satu usaha komersial yang sering kita temui di berbagai macam tempat, seperti di perkampungan, perkotan, pinggir-pinggir jalan.dll

     Seperti yang kita ketahui, bengkel las suatu usaha yang membuat suatu produk dengan teknik welding atau yang biasa kita dengar yaitu pengelasan dengan menggunakan alat las busur listrik. las busur listrik itu sendiri merupakan salah satu cara menyambung logam dengan jalan menggunakan nyala busur listrik yang diarahkan ke permukaan logam yang akan disambung. Pada bagian yang terkena busur listrik tersebut akan mencair, demikian juga elektroda yang menghasilkan busur listrik akan mencair pada ujungnya dan merambat terus sampai habis. Logam cair dari elektroda dan dari sebagian benda yang akan disambung tercampur dan mengisi celah dari kedua logam yang akan disambung, kemudian membeku dan tersambunglah kedua logam tersebut.

      Produk yang di hasilkan pada usaha ini sering kita lihat pada rumah kita sendiri, seperti tralis pada jendela rumah, pagar rumah, pintu besi, tangga,dll. Namun, usaha ini menimbulkan banyak dampak pada lingkungan sekitar bengkel tersebut, dari dampak negative&positif maupun dampak ekonominya.


      B.    Dampak Bengkel Las Terhadap Lingkungan
                Setiap usaha tentunya mempunyai dampak baik maupun buruk dari segi limbah yang di hasilkan maupun perekonomian pada orang-orang di lingkungan sekitarnya. berikut di bawah ini beberapa dampak dari usaha bengkel las 

  
     1.     Dampak buruk pada usaha ini yaitu;
    a.      Cahaya dan sinar 
            Cahaya dan sinar yang berbahaya Selama proses pengelasan akan timbul cahaya dan sinar yang dapat membahayakan pekerja dan yang ada di lingkungan sekitar pengelasan. Cahaya tersebut yaitu Sinar ultraviolet, sebenarnya adalah pancaran yang mudah diserap, tetapi sinar ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh. Bila sinar ultraviolet yang terserap oleh lensa dan kornea mata melebihi jumlah tertentu maka pada mata akan terasa seakan-akan ada benda asing di dalamnya. Dalam waktu antara 6 sampai 12 jam kemudian mata akan menjadi sakit selama 6 sampai 24 jam.
      Cahaya tampak, Semua cahaya tampak yang masuk ke mata akan diteruskan oleh lensa dan kornea ke retina mata. Bila cahaya ini terlalu kuat maka akan segera menjadi lelah dan kalau terlalu lama mungkin akan menjadi sakit. Rasa lelah dan sakit ini sifatnya juga hanya sementara.  Sinar inframerah, Adanya sinar inframerah tidak segera terasa oleh mata, karena itu sinar ini lebih berbahaya sebab tidak diketahui, tidak terlihat dan tidak terasa. Pengaruh sinar inframerah terhadap mata sama dengan pengaruh panas, yaitu menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata, terjadinya penyakit kornea, presbiopia yang terlalu dini dan terjadinya kerabunan. Cara mengatasi cahaya & sinar yang di hasilkan pada pengelasan yaitu dengan menutup rapat ruang pengelasan agar tidak mengganggu orang-orang di sekitar lingkungan tersebut.

b.      Debu/asap yang di hasilkan dari pengelasan
       Pada proses pengalasan busur listrik tentunya menggunakan elektroda, fume salah satu hal yang membahayakan bagi lingkungan, karena didalamnya terdapat kandungan karbonmonoksida, karbondioksida, nitrogen yang apabila terhirup dapat menyebabkan penyakit, cara untuk mengatasi fume adalah dengan memperbaiki sirkulasi udara di bengkel tersebut, agar asap las yang dihasilkan saat pengelasan tidak menyebar pada lingkungan sekitar.

c.      Suara yang bising
        Pada usaha ini tentunya juga menyebabkan suara yang sangat bising untuk lingkungan sekitar. Suara bising ini di timbulkan dari proses pemotongan besi dan meratakan permukaan besi sesudah proses pengelasan dengan menggunakan mesin gerinda.
       Cara mengatasi ini bisa saja dengan membuat ruangan agar kedap suara, namun sangat tidak mungkin karena jika ruangan kedap suara tentunya fentilasi udara tidak bagus untuk pekerja.



    2.    Dampak Baik pada usaha ini yaitu;
a.    Pengolahan Limbah
    Limbah berupa potongan-potongan & serbuk besi yang di hasilkan pada usaha ini tidak menyebabkan pencemaran pada lingkungan, karena limbah-limbah tersebut di kumpulkan dan di jual agar limbah tersebut bisa di daur ulang.

b.    Membuka lapangan pekerjaan baru
     Pada usaha ini tentunya tidak bisa berjalan hanya dengan 1 orang, oleh sebab itu orang-orang di sekitar lingkungan bisa bekerja pada usaha ini yang tentunya mempunyai skill pada teknik pengelasan dan juga bisa membantu pada saat pemasangan produk yang siap di pasang. Dengan membuka lapangan pekerjaan ini dapat membantu perekonomian dan mengurangi pengangguran orang-orang di sekitar lingkungan usaha komersial ini.










PROSES PEMBONGKARAN Mesin CNC F13 Mesin yang akan dipakai Bongkar Pasang Mesin yang akan dibongkar pasang kali ini adalah mesin CNC F13. Pem...