DAMPAK
BENGKEL LAS TERHADAP LINGKUNGAN
A. Bengkel Las
Bengkel las merupakan salah satu usaha
komersial yang sering kita temui di berbagai macam tempat, seperti di
perkampungan, perkotan, pinggir-pinggir jalan.dll
Seperti yang kita ketahui, bengkel las suatu
usaha yang membuat suatu produk dengan teknik welding atau yang biasa kita
dengar yaitu pengelasan dengan menggunakan alat las busur listrik. las busur
listrik itu sendiri merupakan salah satu cara menyambung logam dengan jalan
menggunakan nyala busur listrik yang diarahkan ke permukaan logam yang akan
disambung. Pada bagian yang terkena busur listrik tersebut akan mencair,
demikian juga elektroda yang menghasilkan busur listrik akan mencair pada
ujungnya dan merambat terus sampai habis. Logam cair dari elektroda dan dari
sebagian benda yang akan disambung tercampur dan mengisi celah dari kedua logam
yang akan disambung, kemudian membeku dan tersambunglah kedua logam tersebut.
Produk yang di hasilkan pada usaha ini
sering kita lihat pada rumah kita sendiri, seperti tralis pada jendela rumah,
pagar rumah, pintu besi, tangga,dll. Namun, usaha ini menimbulkan banyak dampak
pada lingkungan sekitar bengkel tersebut, dari dampak negative&positif
maupun dampak ekonominya.
B. Dampak Bengkel Las Terhadap
Lingkungan
Setiap usaha tentunya mempunyai dampak baik maupun buruk dari segi limbah yang di hasilkan maupun perekonomian pada orang-orang di lingkungan sekitarnya. berikut di bawah ini beberapa dampak dari usaha bengkel las
1.
Dampak
buruk pada usaha ini yaitu;
a. Cahaya dan
sinar
Cahaya dan sinar yang berbahaya Selama proses
pengelasan akan timbul cahaya dan sinar yang dapat membahayakan pekerja dan
yang ada di lingkungan sekitar pengelasan. Cahaya tersebut yaitu Sinar ultraviolet, sebenarnya adalah pancaran yang
mudah diserap, tetapi sinar ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap reaksi
kimia yang terjadi di dalam tubuh. Bila sinar ultraviolet yang terserap oleh
lensa dan kornea mata melebihi jumlah tertentu maka pada mata akan terasa
seakan-akan ada benda asing di dalamnya. Dalam waktu antara 6 sampai 12 jam
kemudian mata akan menjadi sakit selama 6 sampai 24 jam.
Cahaya
tampak, Semua cahaya tampak yang masuk ke
mata akan diteruskan oleh lensa dan kornea ke retina mata. Bila cahaya ini
terlalu kuat maka akan segera menjadi lelah dan kalau terlalu lama mungkin akan
menjadi sakit. Rasa lelah dan sakit ini sifatnya juga hanya sementara. Sinar
inframerah, Adanya sinar inframerah tidak segera terasa oleh mata, karena
itu sinar ini lebih berbahaya sebab tidak diketahui, tidak terlihat dan tidak
terasa. Pengaruh sinar inframerah terhadap mata sama dengan pengaruh panas,
yaitu menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata, terjadinya penyakit kornea,
presbiopia yang terlalu dini dan terjadinya kerabunan. Cara mengatasi cahaya & sinar yang di
hasilkan pada pengelasan yaitu dengan menutup rapat ruang pengelasan agar tidak
mengganggu orang-orang di sekitar lingkungan tersebut.
b. Debu/asap yang di hasilkan dari
pengelasan
Pada proses pengalasan
busur listrik tentunya menggunakan elektroda, fume salah satu hal yang
membahayakan bagi lingkungan, karena didalamnya terdapat kandungan
karbonmonoksida, karbondioksida, nitrogen yang apabila terhirup dapat
menyebabkan penyakit, cara untuk mengatasi fume adalah dengan memperbaiki
sirkulasi udara di bengkel tersebut, agar asap las yang dihasilkan saat
pengelasan tidak menyebar pada lingkungan sekitar.
c. Suara yang bising
Pada usaha ini
tentunya juga menyebabkan suara yang sangat bising untuk lingkungan sekitar.
Suara bising ini di timbulkan dari proses pemotongan besi dan meratakan
permukaan besi sesudah proses pengelasan dengan menggunakan mesin gerinda.
Cara mengatasi ini
bisa saja dengan membuat ruangan agar kedap suara, namun sangat tidak mungkin
karena jika ruangan kedap suara tentunya fentilasi udara tidak bagus untuk
pekerja.
2. Dampak Baik pada usaha ini yaitu;
a. Pengolahan Limbah
Limbah berupa potongan-potongan &
serbuk besi yang di hasilkan pada usaha ini tidak menyebabkan pencemaran pada
lingkungan, karena limbah-limbah tersebut di kumpulkan dan di jual agar limbah
tersebut bisa di daur ulang.
b. Membuka lapangan pekerjaan baru
Pada usaha ini tentunya tidak bisa berjalan
hanya dengan 1 orang, oleh sebab itu orang-orang di sekitar lingkungan bisa
bekerja pada usaha ini yang tentunya mempunyai skill pada teknik pengelasan dan
juga bisa membantu pada saat pemasangan produk yang siap di pasang. Dengan
membuka lapangan pekerjaan ini dapat membantu perekonomian dan mengurangi
pengangguran orang-orang di sekitar lingkungan usaha komersial ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar