1.1 Latar Belakang Masalah
Industri otomotif Indonesia telah
menjadi sebuah pilar penting dalam sektor manufaktur negara ini karena banyak
perusahaan mobil yang terkenal di dunia membuka (kembali) pabrik-pabrik
manufaktur mobil atau meningkatkan kapasitas produksinya di Indonesia, negara
dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Terlebih lagi, Indonesia mengalami
transisi yang luar biasa karena berubah dari hanya menjadi tempat produksi
mobil untuk diekspor (terutama untuk wilayah Asia Tenggara) menjadi pasar
penjualan (domestik). Dengan berkembangnya industri otomotif ini, tidak
disangka banyak para pecinta mobil-mobil klasik di Indonesia, namun para
pengguna mobil-mobil klasik ini sangat susah mendapatkan suku cadang atau
sparepart terutama mobil produksi tahun 1945-1990 karena perusahaan mobil
tersebut sudah tidak memproduksinya lagi.
Menurut Ketua Perhimpunan Penggemar
Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Cecil B Silanu, Jadi perjuangan dalam
memiliki mobil klasik itu ada pada spare part. Biasanya karena sudah jarang
sparepart, kita butuh waktu 3-4 tahun saat membangun mobil dari awal hingga
jadi.
Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut,
kita sebagai mahasiswa teknik mesin harus bisa membuat sparepart sendiri untuk
memenuhi kebutuhan para pecinta mobil klasik, dengan cara teknik pengecoran dan
pembubutan untuk sparepart kecil yang tentunya sudah kita pelajari dikampus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar